Jumat, 16 Oktober 2026

Cara Membuat Nomor Halaman Makalah Berbeda di Microsoft Word

 

Cara Membuat Nomor Halaman Makalah Berbeda di Microsoft Word

Membuat nomor halaman makalah berbeda merupakan salah satu keterampilan penting dalam menyusun tugas sekolah maupun kuliah. Biasanya, halaman awal seperti kata pengantar dan daftar isi menggunakan angka Romawi kecil, sedangkan bagian isi makalah menggunakan angka Arab, seperti 1, 2, 3, dan seterusnya.

Namun, sebagian orang masih kesulitan mengatur nomor halaman karena ketika satu bagian diubah, bagian lainnya ikut berubah. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan fitur Section Break dan memutus hubungan header atau footer antarbagian.

Artikel ini membahas cara membuat nomor halaman berbeda di Microsoft Word, mulai dari mengatur angka Romawi, memulai nomor halaman isi dari angka 1, hingga mengatasi masalah penomoran yang sering terjadi.

1. Contoh Penomoran Halaman Makalah

Sebelum memulai, pahami terlebih dahulu pola penomoran yang umum digunakan dalam makalah.

Bagian makalah

Format nomor halaman

Halaman sampul

Biasanya tidak menampilkan nomor

Kata pengantar

i, ii, iii

Daftar isi

iv, v, vi

BAB I Pendahuluan

1, 2, 3

BAB II Pembahasan

Melanjutkan nomor sebelumnya

BAB III Penutup

Melanjutkan nomor sebelumnya

Daftar pustaka

Melanjutkan nomor sebelumnya, kecuali pedoman menentukan lain

Format tersebut merupakan contoh umum. Ikuti pedoman penulisan yang ditetapkan sekolah, kampus, atau dosen Anda.

2. Cara Membuat Nomor Halaman Berbeda di Word

Tutorial berikut menggunakan Microsoft Word versi desktop. Nama menu mungkin sedikit berbeda bergantung pada versi yang digunakan.

Langkah 1: Siapkan dokumen makalah

Buka dokumen makalah di Microsoft Word. Pastikan halaman sampul, kata pengantar, daftar isi, dan bagian isi sudah tersusun.

Contoh susunan dokumen:

  1. Halaman sampul.
  2. Kata pengantar.
  3. Daftar isi.
  4. BAB I Pendahuluan.
  5. BAB II Pembahasan.
  6. BAB III Penutup.
  7. Daftar pustaka.

Jika dokumen masih dalam proses penulisan, Anda tetap dapat menerapkan pengaturan ini dan menyesuaikannya kemudian.

Langkah 2: Pisahkan bagian awal dan isi makalah

Agar nomor halaman dapat diatur secara berbeda, Anda perlu memisahkan bagian awal dari bagian isi menggunakan Section Break.

  1. Letakkan kursor di akhir halaman daftar isi, tepat sebelum halaman BAB I.
  2. Klik tab Layout atau Tata Letak.
  3. Pilih Breaks atau Pemisah.
  4. Pada bagian Section Breaks, pilih Next Page atau Halaman Berikutnya.

Sekarang, halaman BAB I berada pada bagian atau section yang berbeda dari halaman sebelumnya.

Penting: gunakan Section Break – Next Page, bukan hanya Page Break. Page Break hanya memulai halaman baru dan tidak membuat bagian penomoran terpisah.

Langkah 3: Putus hubungan dengan bagian sebelumnya

Langkah ini sangat penting agar nomor halaman isi dapat menggunakan format berbeda.

  1. Buka halaman BAB I.
  2. Klik dua kali area bawah halaman untuk membuka Footer. Jika nomor halaman akan ditempatkan di atas, buka Header.
  3. Pada tab Header & Footer, cari tombol Link to Previous atau Tautkan ke Sebelumnya.
  4. Klik tombol tersebut sampai tidak aktif.

Jika Anda mengatur nomor pada footer, putuskan hubungan footer. Jika mengatur nomor pada header, putuskan hubungan header.

Setelah hubungan diputus, perubahan nomor halaman pada bagian isi tidak harus mengikuti bagian sebelumnya.

Langkah 4: Buat nomor halaman Romawi pada bagian awal

Buka halaman kata pengantar atau halaman awal yang ingin menggunakan angka Romawi.

  1. Klik dua kali area header atau footer.
  2. Pilih Insert → Page Number atau Sisipkan → Nomor Halaman.
  3. Tentukan posisi nomor, misalnya bagian bawah halaman.
  4. Pilih Format Page Numbers atau Format Nomor Halaman.
  5. Pada pilihan format angka, pilih i, ii, iii, ....
  6. Pada bagian penomoran, pilih Start at: i atau mulai dari angka Romawi pertama.
  7. Klik OK.

Jika halaman sampul tidak boleh menampilkan nomor, gunakan pengaturan khusus seperti dijelaskan pada bagian berikutnya.

Langkah 5: Buat nomor halaman isi menggunakan angka Arab

Setelah bagian isi dipisahkan dan hubungan dengan bagian sebelumnya diputus:

  1. Buka halaman BAB I.
  2. Klik dua kali area header atau footer.
  3. Pilih Insert → Page Number.
  4. Tentukan posisi nomor halaman.
  5. Klik Format Page Numbers.
  6. Pilih format 1, 2, 3, ....
  7. Pilih Start at: 1.
  8. Klik OK.

Sekarang, BAB I dapat dimulai dari halaman 1, sementara bagian sebelumnya tetap menggunakan angka Romawi.

Langkah 6: Sembunyikan nomor pada halaman sampul

Jika halaman sampul tidak boleh menampilkan nomor, gunakan fitur Different First Page atau Halaman Pertama Berbeda.

  1. Buka halaman sampul.
  2. Klik dua kali area header atau footer.
  3. Pada tab Header & Footer, aktifkan Different First Page.
  4. Jika nomor masih terlihat pada halaman sampul, pilih nomor tersebut di area halaman pertama lalu hapus.

Periksa kembali halaman berikutnya untuk memastikan penomoran tetap tampil sesuai kebutuhan. Jika dokumen menggunakan beberapa section, periksa setiap bagian karena pengaturan halaman pertama berlaku pada bagian terkait.

3. Contoh Hasil Penomoran

Setelah pengaturan selesai, hasil yang diharapkan dapat terlihat seperti berikut:

  • Sampul: tanpa nomor yang ditampilkan.
  • Kata pengantar: i.
  • Daftar isi: ii atau nomor Romawi berikutnya sesuai jumlah halaman.
  • BAB I Pendahuluan: 1.
  • BAB II Pembahasan: melanjutkan nomor dari BAB I.
  • BAB III Penutup: melanjutkan nomor sebelumnya.
  • Daftar pustaka: melanjutkan nomor isi jika pedoman tidak menentukan format lain.

Jika nomor BAB II kembali menjadi 1, periksa apakah bagian tersebut memiliki Section Break tambahan dan apakah pengaturan Start at masih disetel ke 1.

4. Cara Mengatasi Nomor Halaman yang Tidak Sesuai

Nomor halaman isi masih menggunakan angka Romawi

Buka bagian isi, pilih Page Number → Format Page Numbers, kemudian ubah format menjadi angka Arab, yaitu 1, 2, 3, dan seterusnya.

Semua bagian berubah ketika nomor halaman diedit

Periksa tombol Link to Previous pada header atau footer bagian yang sedang diedit. Pastikan hubungan dengan bagian sebelumnya sudah diputus pada bagian yang ingin menggunakan format berbeda.

Halaman BAB I tidak dimulai dari angka 1

Buka Page Number → Format Page Numbers, lalu pilih Start at: 1. Pastikan BAB I berada pada Section tersendiri.

Nomor halaman muncul pada sampul

Aktifkan Different First Page pada bagian sampul dan periksa kembali apakah nomor masih tertinggal di header atau footer halaman pertama.

Nomor halaman hilang setelah menghapus nomor sampul

Periksa apakah sampul dan bagian isi masih memiliki hubungan header atau footer yang sama. Jika perlu, buat Section Break dan atur kembali hubungan antarbagian secara hati-hati.

5. Tips Agar Format Makalah Lebih Rapi

Selain mengatur nomor halaman, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Gunakan jenis dan ukuran huruf sesuai pedoman tugas.
  2. Terapkan format judul dan subjudul secara konsisten.
  3. Gunakan fitur daftar isi otomatis jika dokumen memiliki banyak bagian.
  4. Periksa kembali urutan nomor setelah menambahkan atau menghapus halaman.
  5. Simpan dokumen dalam format DOCX agar dapat diedit kembali.
  6. Jika diminta mengumpulkan PDF, ekspor dokumen setelah semua format diperiksa.

Kesimpulan

Cara membuat nomor halaman makalah berbeda di Microsoft Word dapat dilakukan dengan menggunakan Section Break, menonaktifkan Link to Previous, serta mengatur format nomor halaman pada setiap bagian. Bagian awal dapat menggunakan angka Romawi, sedangkan isi makalah dimulai dari angka Arab.

Dengan pengaturan yang benar, dokumen akan terlihat lebih rapi dan mudah dibaca. Jangan lupa menyesuaikan format penomoran dengan pedoman sekolah atau perguruan tinggi yang berlaku.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar